Bila terjadi gangguan besar pada generator, keseimbangan aktif antara generator dan operator akan hancur.
Hal ini karena, karena inersia rotor generator, daya pembangkit membutuhkan proses perubahan. Selama periode ini,
Daya tidak bisa bersaing dengan baik, Osilasi terjadi saat generator gagal beroperasi dengan stabil. Osilasi terjadi, harus diperlakukan sebagai berikut:
1.C yang digunakan oleh generator berdampingan tidak mismatch atau kehilangan eksitasi yang disebabkan oleh osilasi, mesin harus segera dilarutkan;
2 . Jika osilasi disebabkan oleh kelainan regulator eksitasi generator, regulator eksitasi generator harus
segera potong untuk eksitasi
3. Bila generator berosilasi, seharusnya tidak perlu dikirim untuk meningkatkan arus eksitasi generator agar meningkat
daya reaktif segera.
4. Bila generator berosilasi, jika ditemukan bahwa frekuensinya lebih rendah, seharusnya tidak dikirim, dan unitnya harus
tambah Output aktif maksimal, sampai osilasi dieliminasi.
5. Bila generator berosilasi, jika ditemukan bahwa kenaikan frekuensi tidak boleh dijadwalkan untuk mengurangi unit
output daya aktif untuk mengurangi frekuensi, namun tidak membuat frekuensi lebih rendah dari 49.5Hz, pada saat bersamaan harus dipastikan
catu daya normal listrik pabrik.
6. r eport scheduling, dan mendengarkan instruksi penjadwalan Hou.